Terkait keputusan Motion Pictures Association (MPA) yang tidak akan mengedarkan film-film Hollywood di Indonesia, hal ini tentu akan membuat kecewa masyarakat pencinta film Hollywood khususnya di Palembang. Pengelola jaringan 21 di Palembang saat ini masih menunggu keputusan pusat. Hasil pantauan SINDO, Sabtu (19/2), di dua bioskop 21 di Palembang, terlihat masih terpampang di papan bioskop film impor yang akan diputar dalam waktu dekat, seperti Shaolin,Mechanic,Green Hornit,dan King’s Speech.Selain itu,ada lagi beberapa film impor lainnya. Salah satu staf Bioskop 21 di Palembang Indah Mall (PIM) Rusli mengatakan,pihaknya sudah mendapat informasi tentang keputusan MPA yang tidak akan mengedarkan filmHollywooddibioskopIndonesia.
”Kita sudah dengar informasi itu, ada berita-berita dari koran dan internet, tapi belum ada keputusan yang jelas dari 21 pusat untuk tidak lagi memutar film Hollywood itu,” ujar dia. Untuk sementara,Bioskop 21 di Palembang rencananya masih memutar film impor.”Kalau film impor dalam waktu dekat kalau memang belum ada keputusan pusat,kita tetap memutarnya,tapi kalau mau lebih jelasnya, langsung sama manajer kami Mas,Pak Sugeng namanya, tapi dia sedang keluar,”kata Rusli. Sementara itu, pihak pengelola Bioskop 21 di International Plaza (IP) Palembang dalam waktu dekat masih akan memutar film impor,tetapi juga nanti akan melihat perkembangan ke depannya.
”Untuk sekarang belum ada instruksi resmi dari 21 pusat, film yang kita putar di sini semuanya kiriman dari 21 pusat, Pak,” ujar salah satu staf Bioskop 21 IP yang tidak mau disebutkan namanya. Menurut dia,semua film yang diputar di setiap bioskop 21 yang tersebar di Indonesia ini semua filmnya sama. ”Kita tergantung 21 pusat, film yang mereka kirim ke kita itu yang kami putar di studio.Semua film di setiap Bioskop 21 itu sama,sesuai yang dikirim,mengenai film impor jika masih dikirim tetap akan kita putar.Kalau mau lebih jelas sebagusnya dengan manajer kami, tapi sayang dia sedang libur,”katanya. Dia mengakui,memang hal ini akan memengaruhi minat penonton, khususnya masyarakat pencinta film Hollywood.”Kalau nanti memang film impor distop,pasti akan memengaruhi minat penonton.
Karena tidak semua penonton itu menyukai film Indonesia, terutama film action,”pungkasnya. Sementara itu, salah satu penonton di bioskop 21 IP,Nila,19,menyayangkan kalau ternyata memang nanti film Hollywood dilarang beredar di Indonesia.”Sebenarnya sayang kalau film impor tidak bisa lagi diputar di bioskop di Indonesia. Karena film Hollywood itu kualitasnya tentu berbeda dengan film Indonesia. Apalagi dari segi action-nya. Walaupun Film lokal sebenarnya bagus juga dari segi ceritanya. saya harap ancaman itu tidak terjadi,” kata Nila saat sedang menunggu ingin menonton film LoveStory. Demikian catatan online Komodo Island is the NEW 7 Wonders of The World tentang Terkait keputusan Motion Pictures Association.
Sunday, February 20, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment